Perbedaan Have dan Have got : Penjelasan dan Contoh Kalimat
Dalam bahasa Inggris, have dan have got bersifat interchangeable (dapat dipertukarkan), mengingat maknanya yang sama apabila digunakan dalam konteks kalimat possession (kepemilikan), illnesses (kondisi sakit), appointment (kepemilikan janji), dan sebagainya. Perhatikan contoh-contohnya sebagai berikut :
1. Contoh Kalimat Possesion (Kepemilikan)
- Positif : I have a new car.
- Negatif : I do not have a new car.
- Interogatif : Do I have a new car?
- Positif : I have got a new car.
- Negatif : I have not got a new car.
- Interogatif : Have I got a new car?
Kalimat-kalimat di atas memiliki arti yang sama, yaitu :
- Saya mempunyai sebuah mobil baru.
- Saya tidak mempunyai sebuah mobil baru.
- Apakah Saya mempunyai mobil baru?
2. Contoh Kalimat Illnesses (Kondisi Sakit)
- Positif : He has a headache.
- Negatif : He does not have a headache.
- Interogatif : Does he have a headache?
- Positif : He has got a headache.
- Negatif : He has not got a headache.
- Interogatif : Has he got a headache?
Kalimat-kalimat di atas memiliki arti yang sama, yaitu :
- Dia menderita sakit kepala.
- Dia tidak menderita sakit kepala.
- Apakah dia menderita sakit kepala?
3. Contoh Kalimat Appointment (Kepemilikan Janji)
- Positif : She has an English lesson tomorrow.
- Negatif : She does not have an English lesson tomorrow.
- Interogatif : Does she have an English lesson tomorrow?
- Positif : She has got an English lesson tomorrow.
- Negatif : She has not got an English lesson tomorrow.
- Interogatif : Has she got an English lesson tomorrow?
Kalimat-kalimat di atas memiliki arti yang sama, yaitu :
- Dia ada pelajaran Bahasa Inggris besok.
- Dia tidak ada pelajaran Bahasa Inggris besok.
- Apakah dia ada pelajaran Bahasa Inggris besok?
4. Dan sebagainya.
Meskipun memiliki makna yang sama, have dan have got tetap memiliki perbedaan dalam cara penggunaannya pada kalimat-kalimat tersebut. Perhatikan penjelasannya sebagai berikut :
Penjelasan Pertama
Contoh-contoh kalimat sebelumnya hanya menunjukkan penggunaan have dan have got dalam Simple Present Tense. Faktanya, have dapat digunakan dengan semua bentuk tenses, baik Present, Past, Future, maupun Past-Future. Dalam pembuatan kalimatnya, kita hanya perlu mengikuti rumus dari masing-masing bentuk tenses, seperti Simple, Continuous, Perfect, dan Perfect Continuous. Poin-poin utamanya adalah sebagai berikut :
- Dalam Simple Past Tense, have berubah menjadi bentuk verb 2 (had).
- Dalam Continuous Tenses, have berubah menjadi bentuk verb + ing (having).
- Dalam Perfect Tenses, have berubah menjadi bentuk verb 3 (had).
- Dalam Perfect Continuous Tenses, have mengikuti pola been + verb-ing (been having).
Berbeda dengan have, have got hanya dapat digunakan dalam Simple Present Tense. Hal ini karena have got tidak boleh diubah mengikuti pola tenses lainnya. Poin-poin utama yang menjelaskan keterbatasan tersebut adalah sebagai berikut :
- Have got tidak dapat digunakan dalam Simple Past Tense karena tidak boleh diubah menjadi bentuk verb 2 (
had got). - Have got tidak dapat digunakan dalam Simple Future Tense karena tidak boleh dikombinasikan dengan auxiliary verb "will" (
will have got/will not have got). - Have got tidak dapat digunakan dalam Simple Past-Future Tense karena tidak boleh dikombinasikan dengan auxiliary verb "would" (
would have got /would not have got). - Have got tidak dapat digunakan dalam Continuous Tenses karena tidak boleh diubah menjadi bentuk verb + ing (
having got). - Have got tidak dapat digunakan dalam Perfect Tenses karena tidak boleh diubah menjadi bentuk verb 3 (
had got). - Have got tidak dapat digunakan dalam Perfect Continuous Tenses karena tidak boleh mengikuti pola been + verb-ing (
been having got).
Kesimpulannya, have bersifat lebih fleksibel daripada have got. Dengan have, kita dapat menyatakan kalimat tentang possession, illnesses, appointment, dan sebagainya dalam berbagai konteks waktu (dengan menyesuaikan bentuk tenses). Sementara itu, have got hanya dapat digunakan untuk menyatakan hal-hal tersebut dalam konteks waktu sekarang (dengan Simple Present Tense).
Penjelasan Kedua
Ada pengecualian dalam penggunaan have got dengan Simple Present Tense, yaitu kita harus menggunakan rumus Present Perfect Tense tetapi tetap menganggapnya sebagai Simple Present Tense. Mari kita elaborasi contoh-contoh sebelumnya.
- I have got a new car (sudah benar)
- I have not got a new car (BUKAN
"I do not have got a new car") - Have I got a new car? (BUKAN
"Do I have got a new car?")
- He has got a headache (sudah benar)
- He has not got a headache (BUKAN
"He does not have got a headache") - Has he got a headache? (BUKAN
"Does he have got a headache?")
- Dan seterusnya.
Jika penggunaan have got dianggap sebagai Present Perfect Tense—di mana have berfungsi sebagai auxiliary verb dan got sebagai main verb—maka makna kalimatnya tidak lagi menyatakan kepemilikan, kondisi sakit, kepemilikan janji, dan sebagainya. Hal ini benar dan diperbolehkan, namun berada di luar pembahasan artikel ini. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat mempelajari tentang Present Perfect Tense.
Penjelasan Ketiga
Kita dapat membentuk contractions dari penggabungan have got dengan subjek kalimatnya pada bentuk kalimat positif. Contractions adalah singkatan dalam bahasa Inggris yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih kata. Mari kita elaborasi contoh-contoh sebelumnya.
I've a new car(I have a new car)- I've got (have got) a new car
He's a headache(He has a headache)- He's got (has got) a headache
- Dan seterusnya.
Berbeda dengan have got, have tidak dapat membentuk contractions dengan subjek kalimatnya, kecuali jika digunakan sebagai auxiliary verb. Namun, penggunaan have sebagai auxiliary verb berada di luar pembahasan artikel ini dan akan dibahas di artikel lain.
Selain menyingkat, kita juga dapat membuat have got menjadi lebih informal dengan menghilangkan "have" dan hanya menyisakan "got" pada bentuk kalimat positif. Dalam bahasa Inggris, ini disebut sebagai ellipsis. Mari kita elaborasi contoh-contoh sebelumnya.
- I got a new car (sudah benar, tetapi sangat informal)
- He got a headache (sudah benar, tetapi sangat informal)
- Dan seterusnya.
Catatan :
Contractions antara "have got" dengan subjek kalimatnya hanya bisa dilakukan pada bentuk kalimat positif, begitu juga dengan ellipsis.

Posting Komentar untuk "Perbedaan Have dan Have got : Penjelasan dan Contoh Kalimat"